Social Icons

French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Rabu, 13 November 2013

Apakah ada peningkatan kecerdasan pada manusia?

Menurut lo, anak-anak jaman sekarang dibanding anak-anak jaman dulu (misalnya, jaman sebelum Indonesia merdeka deh), lebih cerdas yang mana?
Well, kalau menurut data yang tersedia sih, lebih cerdas anak-anak jaman sekarang. Contohnya data yang ada di gambar di bawah ini:

[Gambar diambil dari textbook Educational Pshychology – John W. Santrock]
 
Di gambar di atas itu, lo lihat ada 2 kurva. Kurva pertama (yang sebelah kiri), itu adalah kurva yang menunjukkan hasil tes IQ anak-anak tahun 1932 di Amerika. Lo bisa lihat kalau nilai tengah dari kurva itu ada di angka 100. Artinya, hasil tes IQ anak-anak Amerika tahun 1932 rata-rata 100. Sementara kurva yang sebelah kanan, itu adalah kurva yang menunjukkan hasil tes IQ anak-anak tahun 1997. Lo bisa lihat kalau sekarang rata-ratanya naik jadi 120. Overall, semua data di kurva itu bisa dibilang naik sekitar 20 poin.

Apakah peningkatan IQ Score ini menunjukkan peningkatan kecerdasan?

Jawabannya: Yes. IQ Score ini, meskipun ada kelemahannya, adalah indikator yang lumayan akurat untuk kecerdasan. Perhatiin baik-baik ya kalau baru aja gue bilang IQ Score ini "ada kelemahannya". Jadi, IQ Score ini nggak selalu menunjukkan kecerdasan. Tapi itu kita bahas di lain waktu aja. Untuk konteks ini, IQ Score adalah parameter yang sangat bagus untuk menunjukkan kecerdasan. Jadi, peningkatan IQ Score di grafik di atas itu bener-bener menunjukkan kalau anak-anak jaman sekarang lebih cerdas dibanding anak-anak jaman dulu.

Kenapa anak-anak jaman sekarang lebih cerdas?

Nah, ini pertanyaan menarik. Fenomena ini sebenernya ada namanya: Flynn Effect, diambil dari nama orang pertama kali nunjukin fenomena ini, James Flynn. Kalau lo pengen denger langsung dari si James Flynn, boleh juga nonton TED Talk dia tentang Flynn Effect ini di sini:


Kalau lo tonton TED Talk itu dari awal sampai akhir, yang diomongin sama Jim Flynn itu intinya: Orang-orang jaman dulu lebih banyak menggunakan cara berpikir yang konkret, sementara orang-orang jaman sekarang lebih banyak menggunakan cara berpikir yang abstrak. Jadi exposure terhadap cara berpikir abstrak inilah yang mengakibatkan orang-orang menjadi lebih cerdas.

Cara berpikir Konkret vs Abstrak

Cara berpikir konkret itu cuma bisa ngelihat permukaan aja. Biasanya dipake untuk menghafal beberapa fakta. Contoh: menghafal silsilah keluarga, menghafal isi teks dari buku, mengetahui kalau kuda bisa dipakai untuk alat transportasi, kambing bisa dimakan, perkutut bisa terbang, dan lain-lain.
Sementara cara berpikir abstrak itu bisa lebih dalam dari cuma permukaan aja. Beberapa elemen dalam berpikir abstrak itu adalah:

1. Klasifikasi
Berbagai fakta yang ada nggak cuma dikumpulin sebagai fakta, tapi bisa kita klasifikasikan. Misalnya, antara kuda dan kambing bisa diklasifikasikan sebagai sesama binatang berkaki empat. Atau bentuk klasifikasi yang lebih advanced, perkutut dan kuda sama-sama masuk klasifikasi hewan bertulang punggung.

2. Penggunaan Logika
Misalkan lo percaya kalau semua cowok itu brengsek. Terus lo baru kenalan sama cowok namanya Adi. Nah, kesimpulannya apa? Kalau kita pakai logika, jelas kesimpulannya si Adi ini brengsek. Meskipun kita belum tau fakta apa-apa tentang Adi, tapi karena lo punya premis "semua cowok itu brengsek", akhirnya lo bisa ambil kesimpulan bahwa Adi pun brengsek. Penggunaan logika ini juga merupakan cara berpikir yang lebih advanced dibanding cara berpikir konkret.

3. Mampu berandai-andai
Maksudnya berandai-andai di sini bukan berfantasi lo lagi jadi Batman atau apa yah. Bahasa inggrisnya sebenernya lebih tepat: "Taking the hypothetical seriously". Maksudnya, lo bisa berandai-andai untuk sesuatu yang nggak pernah lo temuin sebelumnya.

Contoh, misalkan gue kasih lo dua premis. Premis yang pertama, "Semua orang memiliki tanduk". Premis yang ke dua, "Joni adalah orang". Kesimpulannya apa? Sebelum lo memproses ini ke dalam logika, lo harus bisa berandai-andai dulu kalau "Semua orang memiliki tanduk", sesuatu yang tentunya absurd dan nggak sesuai kenyataan sehari-hari. Tapi untuk bisa mengambil kesimpulan "Joni memiliki tanduk", ya lo terima dulu nih premisnya.

Gimana cara meningkatkan kemampuan berpikir abstrak?

Si Jim Flynn juga bilang, cara paling jelas untuk meningkatkan kemampuan berpikir abstrak adalah dengan belajar matematika dan science yang bener (selain math and science, baca buku-buku literature juga sih; tapi untuk bagian ini, nanti lebih detilnya akan ditulis sama Glenn). Maksudnya science itu bukan cuma pelajaran IPA yang lo ketahui yah, seperti Fisika, Kimia, Biologi. Justru gue menekankan sama cara berpikir scientific, di mana segala sesuatu itu untuk dinyatakan benar atau salah, bisa diuji melalui metode ilmiah. Dengan cara berpikir seperti ini, lo juga bisa lihat kalau Sosiologi (misalnya) juga bisa masuk ke dalam Science.

Lo nggak bisa melakukan Science tanpa klasifikasi. Gimana lo bisa mengklasifikasikan makhluk hidup? Gimana lo bisa mengklasifikasikan jenis-jenis bangun di matematika (bangun datar, bangun ruang)? Gimana lo mengklasifikasikan unsur Kimia? Dan lain-lain.

Lo nggak bisa melakukan Science tanpa Logika. Semua mamalia menyusui. Manusia adalah mamalia. Kalau begitu, manusia .... (apa jawabannya?). Bisa lah ya. Contoh lain lagi: Gue punya persamaan Y = X + 3. Kalau X = 2, berarti berapa nilai Y? Soal seperti ini juga contoh penggunaan logika.

Lo nggak bisa melakukan Science tanpa berandai-andai. Gue yakin lo belum pernah lihat atom kan? Belum pernah lihat elektron kan? Nah, lo harus bisa berandai-andai untuk bisa ngerti konsep atom, konsep elektron, dan lain-lain. Lo harus bisa membayangkan gaya untuk bisa ngerti Fisika.

Itulah sebabnya dengan belajar Science yang bener, kemampuan kita akan 3 hal itu jadi meningkat. Efeknya adalah kecerdasan kita pun jadi meningkat karena 3 hal terus-menerus dilatih. Kalau kita udah cerdas, nanti mau belajar apapun gampang deh, asal suka.

Btw, contoh-contoh di atas itu gue ambil yang sederhana-sederhana yah. Di dalam Science, contoh-contoh yang lo hadapi tentunya lebih rumit dan lebih kompleks dari yang gue sebutin di atas. Semakin tinggi tingkat kerumitan yang bisa lo atasi, kecerdasan lo bisa semakin meningkat juga tentunya.

Jadi intinya...

Jadi jelas yah, kalau mau cerdas, latih diri lo terus-menerus untuk berpikir abstrak, jangan cuma berpikir konkret. Inget bedanya, berpikir konkret itu cuma tau permukaan, biasanya cuma untuk menghafal ini dan itu. Sementara, berpikir abstrak itu lebih dari sekedar permukaan. Lo harus bisa melakukan klasifikasi, harus pake logika, dan harus bisa berandai-andai. Kalau lo belajar apa-apa, belajarlah sampe bener-bener ngerti konsepnya. Gitu aja sih...

Pengirim :

Berpikirlah Di Luar Kebiasaan untuk Menggapai Cita-Cita

 "Berpikirlah di Luar Kebiasaan untuk Menggapai Cita-Cita" begitulah kalimat yang sering terlontar dari seorang Pria kelahiran Semarang 10 Mei 1964 dalam menyemangati para calon "Pemimpin" Bangsa Indonesia yang sedang berkompetisi mendapatkan Beasiswa dari Program Beasiswa Unggulan untuk meneruskan cita-cita melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.


Dr. rer. nat. AB Susanto, MSc, yang kerap dipanggil dengan sapaan "Pak Abe", telah mengabdikan dirinya pada Program Beasiswa Unggulan Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sejak tahun 2005. Saat ini dengan mengemban amanah sebagai Koordinator Program Beasiswa Unggulan, bersama-sama tim pelaksana teknis Program Beasiswa Unggulan mengembangkan Program Beasiswa Unggulan.

Selama mengabdikan dirinya di Program Beasiswa Unggulan, Pria yang memiliki hobi jalan - jalan dan membaca buku ini, telah banyak menyumbangkan ide-ide kreatifnya mengembangkan berbagai jenis program beasiswa. Banyak pula kerjasama yang telah dihasilkan selama beliau menjadi koordinator Program Beasiswa Unggulan, baik kerjasama dengan pemerintahan maupun perbankan.

Di samping sebagai Koordinator Program Beasiswa Unggulan, Dr. rer. nat. AB Susantp., MSc juga merupakan salah satu Dosen di Universitas Diponegoro, Semarang. Beliau mendapatkan gelar master  dari The University of Ryukyus, Okinawa Jepang pada Tahun 1993 dan pada tahun 2002 mendapatkan gelar Doktor  dari Universitat Bremen Jerman dalam bidang Botani Laut.

Selama kuliah di Universitat Bremen Jerman, Dr. rer. nat. AB Susanto, MSc aktif menjadi seorang penulis. Walaupun bidang yang ditekuni adalah Botani laut, ternyata selama kuliah beliau merupakan penulis lepas pada majalah INFOLINUX. Bersama tim yang juga lulusan Jerman (Dr. rer. nat I Made Wiryana, Dr-ing. Adang Suhendra dan Ernianti Hasibuan, MSc) berhasil menerbitkan buku "Orang Lugu Sekolah di Jerman" yang kini di tahun 2013 akan diterbitkan edisi ke-III di pasaran.


Pengirim

Kemuliaan Orang yang Menyentuh Pinggiran Masa Depan

Oleh Mohammad Nuh
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
 
Hari ini, 25 November, kita memperingati Hari Guru Nasional. Harinya orang-orang mulia, yang tugasnya menyiapkan kemuliaan bagi generasi menuju masa depan yang lebih mulia, orang yang paham bagaimana menjaga kemuliaan. Tema peringatan tahun ini adalah “Peran Strategis Guru dalam Membangun Karakter Bangsa”, sebuah tema yang amat relevan diambil untuk menjadi bahan perenungan, dalam menjalani profesi sebagai guru.

Seorang guru teladan pernah ditanya mengapa dia tertarik menjadi guru. Jawabnya: "Karena guru (bahkan hanya guru) yang dapat merasakan dan menyentuh pinggiran masa depan". Dia tidak berharap dapat menyentuh masa depan karena itu sesuatu yang mustahil. Tapi cukup dapat menyentuh pinggiran masa depan, karena melalui persinggungan dengan peserta didiknya yang mewakili masa depan tersebut, membuat profesi guru menjadi jauh lebih menarik dari profesi yang lain. Itulah jawaban Sang Guru Teladan.

Dengan kalkulasi matematika sederhana, dengan rata-rata lama sekolah 7.9 tahun (2010), itu berarti kita semua paling tidak pernah bersinggungan dengan peran guru selama 7.9 tahun. Semakin maju suatu bangsa, rata-rata lama sekolahnya semakin tinggi, dan itu berarti kebersinggungan dengan peran guru semakin lama pula.

Berat dan Mulia
Kemampuan menyentuh masa depan, walaupun hanya pinggirannya, menempatkan guru pada tanggung jawab yang sangat berat, namun mulia, karena kemampuan dan kesempatan itu tidak dimiliki oleh yang lain. Pada dirinya tertumpu beban dan tanggung jawab menyiapkan masa depan yang lebih baik, yaitu dengan berfungsi sebagai jembatan bagi para peserta didik untuk melintas menuju masa depan mereka.
Tergantung pada jembatan tersebut, ke masa depan manakah peserta didik tersebut akan dibawa? Dari tiga penggalan masa (masa lalu, masa kini dan masa depan), masa depanlah yang menjadi tujuan, dengan memanfaatkan sebaik-baiknya masa lalu dan masa kini.

Tugas guru adalah mentransformasi generasi penerus demi masa depannya yang lebih baik, lebih berbudaya sekaligus membangun peradaban dan itu adalah tugas yang sangat mulia. Dengan demikian, secara hakiki dan asali (genuine) guru adalah mulia, menjadi guru menjadi mulia, bahkan kemuliaannya tanpa memerlukan atribut asesorial. Memuliakan profesi yang mulia (guru) adalah kemuliaan, dan hanya orang-orang mulia yang tahu bagaimana memuliakan dan menghargai kemuliaan. Bahkan Sayyidina Ali pernah menyampaikan: "Saya menjadi hamba (menghormati dan memuliakan) bagi orang yang mengajarkan kepada saya meskipun hanya satu huruf".

Bertanggungjawab terhadap pembentukan masa depan menunjukkan bahwa guru berbeda dengan profesi yang lain. Sehingga menjadi tidak berlebihan, apabila sebagai profesi, guru mendapat kehormatan memiliki Hari Guru. Kehormatan yang tinggi ini memiliki implikasi pentingnya profesionalitas guru.
Profesionalitas guru baru akan terasa hasilnya pada masa depan, yang apabila salah arah, akan mustahil diputar kembali untuk memperbaikinya, karena pendidikan adalah proses yang tidak bisa dibalik (irreversible process). Dampaknya yang masif pada saat jauh mendatang mengharuskan profesionalitas guru untuk dijaga dan terus ditingkatkan dengan hati-hati dan waspada dan tidak boleh terjebak hanya karena pertimbangan kepentingan praktis sesaat.

Oksigen-Air
Hubungan antara profesionalitas dengan kompetensi, ibarat keberadaan unsur oksigen di dalam air. Mustahil, keberadaan air tanpa kehadiran unsur oksigen. Oleh karena itu, pemikiran tentang pentingnya pengukuran (uji) kompetensi yang dikaitkan dengan proses sertifikasi adalah suatu keniscayaan. Hal ini dilakukan untuk mengukur lebih teliti kesiapan menjalani profesi guru dan menjamin bahwa masa depan tidaklah salah arah.
Ke depan, bukan hanya kesiapan yang akan diukur, tapi lebih jauh lagi adalah kelayakan seseorang menjalani profesi guru. Sehingga menjadi guru, di samping panggilan hati nurani, dia harus siap dan layak untuk menjalani profesi guru. Pemberian perhatian secara khusus mulai dari rekruitmen calon guru, pendidikan guru, sistem peningkatan profesionalitas sampai dengan perlindungan dan kesejahteraan guru menjadi mutlak dilakukan, inilah yang sekarang ini sedang dilakukan pemerintah.

Kelayakan menjalani profesi guru sangat diperlukan mengingat tugas guru memiliki ukuran multi dimensional yang sangat kompleks terkait dengan penyiapan generasi penerus yang lebih baik dalam segala hal. Ketidaklayakan guru, bisa berakibat terjadinya kecacatan dalam proses pembentukan pola pikir, pengasahan mata hati dan perilaku sosial dari peserta didik. Hal ini akan menjadi beban, baik bagi dirinya maupun masyarakat. Sebagai jembatan ke masa depan, guru harus memastikan bahwa peserta didiknya adalah jembatan bagi masa depan mereka menuju ke masa depan berikutnya.

Memberi Inspirasi
Dalam mempersiapkan masa depan itulah, guru tidak cukup hanya mengajarkan apa yang diketahuinya karena itu bisa menjadi tidak relevan lagi pada masa mendatang di mana peserta didik tersebut hidup. Guru yang baik akan menjelaskan sesuatu kepada muridnya sehingga paham, tetapi guru yang hebat adalah guru yang mampu memberikan inspirasi dan motivasi kepada muridnya, sehingga mampu berbuat sesuatu yang baik dengan kemampuannya sendiri. Di sinilah pentingnya guru, sebagai sumber keteladanan dan kemampuannya dalam menumbuhkan motivasi.

Sebagaimana disampaikan pada kata bijak, satu tindakan baik dari seorang murid yang berasal dari inspirasi seorang guru adalah lebih penting dari semua hafalan dan ilmu yang diperolehnya selama sekolah.
Kemampuan membentuk karakter peserta didik tidak boleh terabaikan, tetapi menjadi satu kesatuan dari tugas guru, tugas dunia pendidikan, yaitu membentuk kepribadian yang unggul dan mulia, serta mengajarkan pengetahuan dan keterampilan.

Kemampuan semacam ini hanya dimiliki oleh sedikit orang yang berbakat, berhasrat, dan berkemampuan menjadi guru. Dan itu, adalah ibu dan bapak guru. Berbahagialah, wahai ibu dan bapak guru sekalian yang telah terpilih mengemban tugas suci kemanusiaan ini. Semoga. (****)
 Pengirim

Selasa, 23 Juli 2013

Unsur Timbal (Pb)

Unsur Timbal atau plumbum adalah unsur dengan nomor atom 82, lambang Pb, dan Berat Atom = 207,2; berwarna abu-abu kebiruan dan lunak; terdiri atas isotop dengan nomor massa 203-210. Dengan rapatan yang tinggi (11,48 g mL-1 pada suhu kamar).

Reaksi yang Melibatkan Unsur Timbal


Unsur Timbal mudah melarut dalam asam nitrat yang sedang kepekatannya (8 M), dan terbentuk juga nitrogen oksida :


3Pb + 8HNO3 (pekat)  ——>  3Pb(NO3)2(aq) + 2NO(g) + 4H2O(l)


Gas nitrogen(II) oksida yang tak berwarna itu, bila bercampur dengan udara, akan teroksidasi menjadi nitrogen dioksida yang merah:


2NO(g)  (tidak berwarna) + O2(g) ——>   2NO2(g)  (merah)


Dengan asam nitrat pekat terbentuk lapisan pelindung berupa timbal nitrat pada permukaan logam, yang mencegah pelarutan lebih lanjut. Asam klorida encer atau asam sulfat encer mempunyai pengaruh yang hanya sedikit, karena terbentuknya timbal klorida atau timbal sulfat yang tak larut pada permukaan logam itu.


Endapan timbal sulfida terurai bila ditambahkan asam nitrat pekat, dan unsur belerang yang berbutir halus dan berwarna putih akan mengendap :


3PbS (s) + 8HNO3(pekat) ——->  3Pb(NO3)2(aq) + 3S(s)   + 2NO(g)  + 4H2O(l)

Karakteristik dan Manfaat Unsur Timbal (Pb)


Unsur Timbal adalah sebuah elemen beracun, secara prinsip terdispersi di alam dan lingkungan pertanian melalui aktivitas manusia seperti pembuangan kotoran dan asap kendaraan bermotor serta melalui emisi atmosfir dari aktivitas industri dan pemukiman kota seperti limbah baterai.  Walaupun unsur Timbal tidak essensial untuk pertumbuhan tanaman, namun dapat diambil oleh kebanyakkan spesies tanaman dalam jumlah yang relatif sedikit.


timbal 300x240 Unsur Timbal (Pb)


Unsur Timbal secara intensif digunakan dalam pelapisan logam (elektroplating), pembuatan baterai. Aktifitas antropogenik lainnya seperti industri logam, pertambangan, produksi, penggunaan dan pembuangan baterai, limbah terkontaminasi logam dan pembuangan lumpur, asap kendaraan bermotor menyebabkan penyebaran yang luas dari unsur Timbal ke dalam lingkungan termasuk tanah.


Pada kondisi lingkungan yang umum, unsur Timbal masuk pertama kali ke akar. Unsur Timbal mudah terpenetrasi ke akar melalui jaringan kortikal dan ditranslokasikan pada jaringan bagian atas tanah. Segera setelah unsur Timbal masuk ke akar, ia dapat mencapai xylem melalui jalur apoplastik dan atau jalur simplastik, terkompleks oleh beberapa ligan seperti asam-asam organik dan atau fitokelatin.


Manfaat unsur Timbal yang dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari :

  • digunakan pada baterai
  • pelindung kawat, pipa ledeng, dan amunisi
  • logamnya sangat efektif sebagai peredam suara
  • pelindung radiasi pada sinar X dan reaktor nuklir
  • oksidanya digunakan pada produksi kristal kaca dan kaca flint, dan indeks biasnya yang tinggi untuk lensa aromatik
  • insektisida

Lomba Pekan Pemuda dan Munas FL2MI 2013

 Lomba Pekan Pemuda dan Munas FL2MI 2013

Kategori Perlombaaan yang ditawarkan dalam Pekan Pemuda dan Munas FL2MI terdiri Kategori Mahasiswa, SMA dan umum. Berikut ini detail perlombaan yang dapat di ikuti:

  • LOMBA ESAI
  • LOMBA POSTER
  • LOMBA DEBAT NASIONAL MAHASISWA

LOMBA ESAI


  • Tema Perlombaan :
  • Mahasiswa dan Perannya dalam Pemerintahan Indonesia
  • Mahasiswa dan LembagaLegislatif
  • Refitalisasi Fungsi Lembaga Legislatif melalui Mahasiswa
  • Pemuda dan Integritas pembangunan Nasional
Syarat dan Ketentuan Umum :
  • Peserta tercatat aktif sebagai mahasiswa S1/D3 dan siswa SMA/Sederajat di Indonesia.
  • Peserta merupakan perorangan/individu.
  • Essay menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah EYD.
  • Essay terdiri dari 800 s.d 1000 kata.
  • Essay merupakan karya sendiri, bukan terjemahan, saduran atau plagiat.
  • Essay belum pernah dipublikasikan di media massa, baik cetak maupun elektronik, serta tidak sedang diikutkan dalam lomba essay lain.
  • Format penulisan : A4, Times New Roman 12, spasi 1,5 , margin 3-3-3-3.
  • Setiap peserta bisa mengirimkan essay lebih dari satu tema (maksimal 2 karya).
  • Biodata penulis dilampirkan pada halaman terakhir naskah essay, dan tidak lebih dari satu halaman.
  • Essay dikirim dalam bentuk soft file ataupun hard file (sangat dianjurkan) dengan format doc.Ms.Wodr Ukuran A4 disertai data mahasiswa dalam bentuk file Ms. Word.
  • Kirim ke email : mukhlis_ugm@yahoo.com cp : 08562900903      atau ke sekertariat senat mahasiswa  di gelanggang mahasiswa Universitas Gadjah Mada jl. Pancasila No 1 Bulaksumur Yogyakarta
LOMBA POSTER
Lomba poster merupakan cabang lomba kategori umum, yaitu peserta membuat desain poster menarik dngan tema Potret Lembaga Legisatif Indonesia berdasarkan content ketentuan yang telah di tentukan.  

Adapun ketentuannya adalah:
  • Peserta adalah mahasiswa di Indonesia.
  • Karya orisinil dan belum pernah dipublikasikan.
  • Satu individu hanya mengirim satu karya.
  • Mencantumkan data mahasiswa (Nama, NIM, Prodi-Jenjang, Asal Universitas, Alamat Universitas, Alamat Mahasiswa).
  • Poster dikirim dalam bentuk soft file dengan format JPEG Ukuran A3 disertai data mahasiswa dalam bentuk file Ms. Word.
  • Kirim ke email CP : ardytak@yahoo.comdan ke gelanggang mahasiswa Universitas Gadjah Mada jl. Pancasila no 1 Bulak sumur Yogyakarta
  • CP : Ardyta Kusumaningsih 087871786093
  • Poster dapat digunakan untuk kepentingan publikasi panitia.

LOMBA DEBAT NASIONAL MAHASISWA
Debat  Nasional Mahasiswa berlangsung dengan konsep debate asian parliamentary format yang menggunakan bahasa Indonesia dengan tema yang sudah disiapkan dengan matang dengan waktu yang telah ditentukan.  Dalam  lomba  ini  setiap  peserta  dituntut  untuk  menyampaikan pendapat/ide/  gagasan  dan  sanggahan  baik  berupa  saran  dan  kritik  secara spontan dengan  jelas dan tegas.


Peserta Lomba Debat
  • Peserta merupakan tim yang terdiri dari 3 orang.
  • Mengetahui (membaca, menulis dan berbicara).
  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Peserta hadir 30 menit sebelum acara debat dimulai.
  • Peserta terlambat maksimal 15 menit setelah 3 kali dipanggil, jika tidak hadir digugurkan.
  • Jumlah tim yang dikirim universitas maksimal 2 tim.
  • Target peserta lomba ini adalah 16 tim (ditentukan berdasarkan yang tercepat mendaftar)
  • Jika  jumlah  tim  adalah  ganjil,  maka  akan  ada  1  tim  yang  akan bertanding  2  kali dalam  babak  penyisihan.  Penentuan  tim  tersebut didasarkan pada pengundian.
  • Peserta   lomba   debat   dibagi   ke   dalam   dua   kelompok,   yaitu kelompok  pro  (pemerintah)  dan  kelompok  kontra  (oposisi)  dengan masing-masing kelompok terdiri atas pembicara I, II dan III.
Ketentuan dan pendaftaran lomba bisa diakses di halaman
http://munasfl2mi-2013.blogspot.com/2013/07/lomba-desain-poster-lomba-essay-dan.html   

Animal Science Student Competitions 2013

 Animal Science Student Competitions 2013
Deskripsi Kegiatan: 
Animal Science Student Competition merupakan sebuah upaya untuk dapat mengenalkan bidang peternakan kepada masyarakat luas, agar peduli dengan bidang peternakan terutama sebagai produsen produk hewani yang memenuhi kebutuhan gizi tubuh. Adanya kepedulian dari seluruh elemen masyarakat maka kualitas dan kuantitas peternakan akan dapat ditingkatkan serta membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi dari produk hewani. Terpenuhinya gizi masyarakat luas akan meningkatkan kesehatan serta kualitas masyarakat dalam segi intelektual dan daya tahan tubuh.

Penyelenggara:
Forum Studi Mahasiswa Peternakan Fak. Peternakan Universitas Gadjah Mada

Tema Kegiatan: 
"Peternakan Indonesia yang Berdaulat sebagai Penopang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat"

Waktu dan Tempat Pelaksanaan:
25-27 Oktober 2013 di Fakultas Peternakan UGM

Olimpiade of Animal Science (OASE):
Tema: "Peternakan Muda Kaya Kualitas, Inovatif dan Tangguh"
Peserta: Siswa SMA/SMK/MA se-Jawa
Pendaftaran: 1 September-10 Oktober 2013
Biaya: Rp. 75.000,-/kelompok
Pelaksanaan: Jumat, 25 Oktober 2014
CP:
Novi Maulida - 085640799282
Pipit Tita A - 085729049117

Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN):
Tema: "Peternakan Indonesia yang Berdaulat sebagai Penopang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat"
Peserta: Siswa SMA/SMK/MA seluruh Indonesia
Pendaftaran: 19 Agustus-16 September 2013
Pengumpulan: 19 Agustus-16 September 2013 (cap pos)
Pengumuman: 4 Oktober 2013
Biaya: Rp. 100.000,-/karya
Pelaksanaan: Minggu, 27 Oktober 2013 (Final)
CP:
Deni Setiadi - 089661979295
Amru Rhoby P - 085726282011

Seminar Nasional (SEMNAS):
Tema: "Revitalisasi Peternakan sebagai Penggerak Ekonomi Kerakyatan"
Peserta: Mahasiswa, Siswa SMA/SMK sederajat dan umum
Pendaftaran: 1 September-20 Oktober 2013
Pelaksanaan: Sabtu, 26 Oktober 2013
CP:
Resti - 085366211128
Nurlissa - 087736024460

Informasi:
Facebook: Animal Science Student Competitions
Twitter: @ASSC2013

Pena Pemuda Indonesia (PPI) 2013

 Pena Pemuda Indonesia (PPI) 2013

Deskripsi Kegiatan:
PENA PEMUDA INDONESIA (PPI)  merupakan sebuah kegiatan yang dibagi dalam 2 sesi yaitu LKTI dan SEMNAS yang merupakan puncak acara. Rincian LKTI dapat dilihat diblog sedangkan untuk SEMNAS dengan pembicara tingkat nasional yaitu: 1. Dr. Dwi Siswoyo, M.Hum, (Dosen UNY) 2.  Prof. Dr. Joko Pekik Iriyanto, M.Kes. AIFO (Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI) 3. Eko Prasetyo (Penulis Buku). Peserta LKTI yang lolos 15 besar, akan diundang ke UNY kampus Wates, untuk mempresentasikan karyanya di depan juri untuk memperebutkan TROPI GUBERNUR DIY. Setelah melalui rangkaian acara formal, peserta akan diajak tour ke candi Borobudhur dan Malioboro.

Penyelenggara: Hima PGSD Universitas Negeri Yogyakarta Kampus Wates

Tema Kegiatan:
"Peran Pemuda sebagai Agent of Change dalam Mewujudkan Pendidikan Dasar yang Berkarakter"

Jadwal Kegiatan:
Pengumpulan Abstark: 20 Juli-30 Agustus 2013
Pengumuman Abstrak: 5 September 2013
Pembayaran Full Paper: 5-20 September 2013
Pengumpulan Naskah Full Paper: 5-31 September 2013
Pengumuman 15 Finalis: 5 Oktober 2013
Pembayaran 15 Finalis: 12 Oktober 2013
Pelaksanaan PPI (Persentasi dan Seminar): 25-27 Oktober 2013

Waktu dan Tempat Pelaksanaan:
25-27 Oktober 2013 di Gedung Kaca Pemkab Kulon Progo, Yogyakarta

Ketentuan Peserta:
  1. Peserta Kompetisi Karya Tulis adalah mahasiswa (Diploma-3 atau Strata-1) seluruh Perguruan/Sekolah/Institusi Tinggi (Negeri/Swasta) se-Indonesia dan masih berstatus mahasiswa (dibuktikan dengan menyertakan scan KARTU MAHASISWA saat pengiriman abstrak dan fotokopi KARTU MAHASISWA yang disertakan saat pengiriman karya).  
  2. Peserta bersifat kelompok (TIM) dengan jumlah minimal 2 orang dan maksimal 3 orang dan berasal dari perguruan tinggi yang sama.
  3. Anggota kelompok dapat berasal dari disiplin ilmu yang berbeda.
  4. Karya tulis yang dibuat sifatnya orisinil (asli) dan belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam kompetisi apapun.
  5. Peserta harus mendapatkan rekomendasi dari pihak perguruan tinggi (Wakil/PembantuDekan Bidang Kemahasiswaan) yang dibuktikan dengan lembar pengesahan dalam karyanya.
  6. Karya tulis yang diterima oleh panitia menjadi sepenuhnya hak milik panitia.
  7. Membayar biaya pendaftaran bagi peserta yang lolos abstrak (50 besar) sebesar Rp 75.000,00.
  8. Membayar biaya akomodasi bagi peserta yang menjadi 15 finalis karya tulis, sebesar Rp 400.000,00 per-orang (mencakup konsumsi & penginapan selama kegiatan PPI berlangsung ).
  9. Pembayaran via Transfer Bank atau ATM dilakukan melalui rekening: Rekening Bank BRI No. Rekening: 6923-01-010260533 a.n Ika Budhi Utami
  10. Peserta yang telah membayar biaya pendaftaran dan atau biaya akomodasi, kemudian membatalkan keikutsertaannya, maka biaya pendaftaran tersebut tidak dapat dikembalikan.

Ketentuan Kompetisi:
  1. Setiap Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran.
  2. Setiap tim harus membuat dan mengirimkan karya tulis sesuai dengan tema yang ditentukan.
  3. Karya tulis yang dikirimkan merupakan hasil pemikiran sendiri, bukan hasil jiplakan dan belum pernah menjadi pemenang pada kompetisi serupa.
  4. Peserta diperkenankan mengirimkan lebih dari satu karya tulis dan setiap karya tulis yang diajukan mendapat bimbingan dari seorang dosen pembimbing dari perguruan tinggi yang sama.
  5. Setiap peserta wajib mengirimkan abstrak, formulir, dan scan KARTU MAHASISWA dalam bentuk softcopy untuk dilakukan seleksi tahap pertama ke alamat e-mail :penapemuda@gmail.com dengan subjek ABSTRAK dan nama file (nama ketua tim_nama pergutuan tinggi_judul abstrak).
  6. Peserta yang sudah mengirimkan abstraknya harus mengkonfirmasi kepanitia melalui SMS dengan format: Abstrak_Nama Ketua Tim_Nama Perguruan Tinggi_ Judul Abstrak. Ke Nomor : 083867992023 (IKA BUDHI UTAMI)
  7. Pengiriman abstrak tidak dipungut biaya (GRATIS).
  8. Abstrak yang lolos akan diumumkan melalui email.
  9. Setiap tim yang dinyatakan lolos seleksi abstrak, wajib melakukan pembayaran sebesar Rp 75.000,00 via Transfer Bank atau ATM dilakukan melalui rekening: Rekening Bank BRI No. Rekening: 6923-01-010260533 a.n Ika Budhi Utami
  10. Setelah melakukan pembayaran, diharapkan ketua kelompok melakukan konfirmasi via sms dengan format PPI_Nama Ketua Tim_Nama Perguruan Tinggi_Judul Karya Tulis_Jam Pembayaran. Ke Nomor 083867992023 (IKA BUDHI UTAMI).
  11. Karya tulis dibuat minimal 20 halaman terhitung dari pendahuluan dengan spasi 1,5, menggunakan huruf tipe times new roman style, font 12, kertas A4 dan margin 4-3-3-3.
  12. Dalam karya tulisnya, peserta wajib melampirkan lembar orisinalitas (contoh terlampir).
  13. Karya tulissurat pernyataan, dan lembar orisinalitas dikirimkan dalam bentuk hard copysebanyak 4 buah (1 dijilid antero kertas buffalo warna hijau, dan 3 lainnya tidak dijilid).Dikirimkan via pos ke Universitas Negeri Yogyakarta Kampus Wates dengan alamatJalan Bhayangkara Nomor 7, Wates, Kulon Progo, Yogyakarta 55611 disertai dengan tulisan PPI di pojok kanan atas amplop.
  14. Bagi peserta yang sudah mengirimkan berkasnya harap menghubungi panitia terlebih dahulu dengan contact person (083867992023/IKA BUDHI UTAMI)  Karya tulis peserta akan diseleksi pada tahap penjurian awal untuk menentukan 15 finalis.
  15. Nama-nama 15 finalis akan diumumkan melalui email, SMS, dan dicantumkan di website. 
  16. 15 besar karya terbaik wajib mempresentasikan karya tulisnya di hadapan dewan juri pada saat final tanggal 26 Oktober 2013, di Gedung Kaca, Wates, Kulon Progo.
  17. Biaya akomodasi finalis Rp 400.000,00 per-orang (mencakup konsumsi & penginapan selama kegiatan PPI berlangsung ). Ditransfer ke rekeningRekening Bank BRI No. Rekening: 6923-01-010260533 a.n Ika Budhi Utami
  18. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Hadiah dan Penghargaan:
Juara 1: Rp. 2.000.000,- + Sertifikat + Tropi Gubernur DIY
Juara 2: Rp. 1.500.000,- + Sertifikat + Tropi
Juara 3: Rp. 1.000.000,- + Sertifikat + Tropi

Informasi:
Lia Anggraeni - 085647720105
Ika Budhi Utami - 083867992023

Adaptasi Multidimensi Mahasiswa Baru

 Demi menuntut ilmu, tidak sedikit diantara kita yang rela hijrah ke kota tempat perguruan tinggi dan universitas yang didambakan berada. Bahkan harus terpisah jauh dengan keluarga di rumah dan teman-teman. Hal tersebut dilakukan semata-mata untuk mendapatkan pendidikan dan mencari pengalaman untuk mencapai cita-cita dan kehidupan yang lebih baik. Namun niat mulia kadang tidak selamanya berjalan mulus tanpa hambatan. Kamu yang akhirnya kuliah di kota yang berbeda dengan kota asal, tentu mempunyai tantangan cukup berat dalam menjalani kehidupan setidaknya empat tahun ke depan. 

Bagi yang mengalami kondisi seperti ini, diperlukan adaptasi multidimensi sebagai mahasiswa baru. Tidak saja lingkungan kampus yang perlu dipelajari karakteristiknya, namun bahasa, budaya, makanan dan lingkungan tempat tinggal baru pun perlu penyesuaian. Tidak sedikit mahasiswa pendatang yang tidak berhasil menyelesaikan pendidikan karena tidak bisa mengikuti sistem perkuliahan, bahkan ada yang hanya karena tidak cocok dengan cuaca kota setempat sehingga sering sakit-sakitan. Hal ini menandakan begitu penting dan besar pengaruh adaptasi terhadap kesuksesan seseorang di lingkungan tersebut.

Lingkungan kampus berbeda dengan sekolah
Dunia kampus sangat berbeda dengan lingkungan sekolah menengah yang sudah kamu alami. Kampus memiliki karakter yang jauh lebih kompleks dibandingkan sekolah menengah. Jika pada sekolah menengah segala sesuatu terasa telah disiapkan dengan utuh, berbeda dengan dunia kampus yang menuntut mahasiswa lebih proaktif dalam mencari informasi dan mengenali kebutuhannya masing-masing. Untuk itu, sebagai mahasiswa baru sudah sepatutnya menyesuaikan diri dengan sistem yang berlaku pada perguruan tinggi tempatmu kuliah.

1. Kenali kampus terutama sistem perkuliahan pada program studi
Semestinya ketika memilih sebuah program studi, setidaknya sudah sedikit mengetahui sistem dan aturan yang berlaku pada proses pengenalan awal di saat memutuskan mengambil program studi itu. Sehingga informasi tersebut bisa dijadikan modal ketika memasuki kampus. Tetapi jangan cepat puas karena ada banyak hal baru yang harus dipelajari, seperti proses registrasi, pengisian kartu rencana studi (KRS), perwalian dengan dosen wali, pengambilan mata kuliah dan aturan-aturan lain.
Galilah informasi sebanyak mungkin dari kakak kelas yang kuliah di program studi yang sama karena akan sangat membantu untuk mendapatkan informasi akurat. Kelalaian akibat ketidaktahuan terhadap informasi akan sangat merugikan dan merepotkan diri sendiri, seperti keterlambatan melakukan registrasi, pengisian KRS, atau perwalian akan membuatmu harus berurusan dengan bagian akademik yang tentu saja menambah pekerjaan. Maka hindari kelalaian tersebut dengan memahami sistem yang berlaku dan bertanya pada pihak terkait jika merasa belum memahaminya. Jika dirasa perlu catat tanggal-tanggal penting tersebut untuk menghindari keterlambatan.

2. Ikuti kegiatan masa orientasi kampus
Banyak mahasiswa baru merasa kegiatan orientasi kampus tidak begitu penting, bahkan masih mempunyai anggapan lama bahwa kegiatan tersebut tidak berguna karena bersifat perploncoan semata. Sebaiknya buang jauh-jauh pikirin tersebut karena saat ini sudah banyak perguruan tinggi menghapuskan perploncoaan dalam kegiatan orientasi kampus.
Masa orientasi kampus saat ini lebih banyak diisi dengan pengenalan terhadap program studi dan fakultas yang menaunginya. Pada kegiatan ini akan dijelaskan apa saja yang menjadi hak dan kewajiban mahasiswa termasuk proses rutin yang akan dilakukan selama menjadi mahasiswa pada kampus tersebut, seperti registrasi, pengisian KRS, pengenalan dengan dosen wali, prosedur pengambilan atau pembatalan mata kuliah yang sebelumnya disebutkan. Semakin kamu mengerti proses-proses tersebut semakin cepat dapat beradaptasi dengan lingkungan kampus.

3. Kenali aturan dan budaya program studi
Berbeda dengan SMA, perguruan tinggi merupakan salah satu wadah pendidikan andragogi atau pendidikan orang dewasa. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk bisa mengikuti dan menguasai kemampuan tentang materi perkuliahan (hard skill), namun juga diharapkan dapat mengembangkan kemampuan diri yang bersifat non-teknis yang tidak berwujud (soft skill) seperti pengendalian emosi, manajemen waktu, kemampuan mengambil keputusan yang tepat dan lain-lain. Jika biasanya di SMA selalu masuk pukul 07.30 dan selesai pukul 14.00, maka di perguruan tinggi bisa saja kuliah mulai pukul 06.30 dan kembali masuk pukul 13.00. Untuk itu perlu membiasakan diri untuk mengikuti jadwal kuliah dengan baik sehingga proses adaptasi dapat berlangsung dengan cepat.

4. Kenali dosen wali, dosen pengajar, dan karakter mahasiswa lain
Dosen wali adalah orang tua selama berkuliah di program studi tersebut. Sehingga kamu harus mengenal siapa dosen yang ditugasi menjadi wali selama tercatat sebagai mahasiswa di kampus tersebut. Setiap kegiatan akademik yang akan ditempuh ke depan adalah atas persetujuan dosen wali sebagai orang tua yang akan membimbing dan mengarahkan agar proses perkuliahan berjalan lancar dan lulus tepat waktu dengan hasil maksimal. Sehingga jangan segan untuk menghubungi dosen wali jika merasa ada yang perlu dikonsultasikan berkaitan dengan kegiatan akademik apalagi di awal-awal masa adaptasi. Pengenalan dosen terutama dosen pengampu mata kuliah juga perlu dilakukan.
Seperti diketahui dosen punya wewenang penuh terhadap mata kuliah yang diampunya sehingga harus mengikuti gaya perkuliahan yang diterapkannya. Bisa saja metode yang diterapkan satu dosen berbeda dengan dosen lain. Namun hal ini baik untuk memperkaya diri dan belajar dalam menghadapi berbagai situasi dan tuntutan yang berbeda. Terakhir yang tidak kalah penting adalah penyesuaian dengan mahasiswa lain yang seangkatan maupun mahasiswa yang lebih tua. Biasanya keragaman budaya dan suku sangat terasa pada dunia kampus sehingga hargai mahasiswa lain dengan menghormati agama, budaya, dan suku orang lain.
Tidak hanya lingkungan kampus yang perlu penyesuaian, tetapi bagi yang berasal dari kota lain pun perlu penyesuaian jika tinggal di rumah kos. Keberhasilan di kampus tidak hanya dipengaruhi oleh kecerdasaan mahasiswa, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan tempat tinggal. Tempat tinggal yang nyaman akan menunjang diri dalam memaksimalkan kemampuan. Tidak sedikit mahasiswa yang kesulitan mengikuti perkuliahan dengan baik karena lingkungan rumah kos yang tidak kondusif yang berimbas pada konsentrasi dan kenyamanan diri saat proses kuliah di kelas berlangsung. 

Apa saja yang perlu diperhatikan saat memilih rumah kos?
Sebaiknya bertanyalah kepada kakak angkatan di kampus tentang lokasi-lokasi rumah kos yang cukup nyaman. Bagaimana keamanan lokasi sekitar, ketersediaan air bersih, fasilitas yang disediakan, dan akses kendaraan. Jika telah menemukan rumah kos yang dirasa tepat maka kamu pun perlu melakukan adaptasi dengan penduduk sekitar dan sesama penghuni rumah kos. Kenyaman seseorang pada sebuah lingkungan dapat diciptakan melalui adaptasi yang baik. Apa saja yang bisa dilakukan dalam proses adapatasi?

1. Kenali lingkungan sekitar tempat kos
Pada dasarnya adaptasi menuntut kita untuk mengenal lingkungan. Lingkungan yang dikenal dengan baik akan memudahkan diri untuk menentukan sikap yang tepat dalam berinteraksi. Semakin kenal terhadap sesuatu semakin mudah diri untuk menyesuaikan dengan lingkungan baru. Kenali lingkungan sekitar rumah kos termasuk siapa Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) setempat dan jika perlu kunjungi dan melapor wujud tanggung jawab diri sebagai pendatang baru.

2. Usahakan mengerti bahasa penduduk sekitar
Bukan tidak mungkin lingkungan sekitar kampus tempat kuliah mempunyai budaya dan menggunakan bahasa daerah setempat. Sebagai pendatang sebaiknya perlahan-lahan mencoba mengerti budaya dan bahasa yang digunakan penduduk sekitar. Hal ini akan membuat diri lebih mudah diterima di lingkungan baru.

3. Saling menghargai sesama penghuni rumah kos
Rumah kos sangat berbeda dengan rumah sendiri. Kamu akan tinggal seatap dengan orang yang belum dikenal sebelumnya sehingga sudah pasti butuh penyesuaian. Sebagai penghuni baru, perkenalkan diri kepada penghuni lainnya. Sebagai individu yang berada dalam proses pendewasaan harus menyadari bahwa setiap orang berbeda-beda. Ada yang sangat suka mengundangmu untuk berbincang-bincang ke kamarnya, ada pula yang sangat tertutup terhadap orang lain. Selama dapat menghormati dan menghargai privasi mereka, niscaya kamu akan cepat diterima.

4. Ikuti peraturan rumah kos
Setiap rumah kos mempunyai peraturan masing-masing. Ada yang memberlakukan jam malam bagi setiap penghuni tanpa terkecuali, ada yang tidak mengizinkan membawa teman menginap walaupun untuk mengerjakan tugas atau belajar bersama. Sedapat mungkin ikuti semua peraturan yang telah ditetapkan karena ketika memutuskan untuk tinggal di sana, artinya secara tidak langsung bersedia mematuhi peraturan yang ada.
Jika ada hal-hal yang sifatnya sangat mendesak sehingga melenceng dari peraturan yang ditetapkan, sebaiknya komunikasikan terlebih dulu dengan pemilik atau penjaga rumah kos yang ditugasi. Hal ini membuat mereka merasa dihargai sekaligus mencoba mengerti kondisimu sehingga butuh toleransi khusus. Ikuti juga kebiasaan baik yang sudah terlebih dulu diterapkan oleh penghuni rumah kos terdahulu, seperti piket mingguan, menjaga kebersihan bersama, kebiasaan makan malam bersama, atau hal-hal lain selama sifatnya masih positif.
Adaptasi multidimensi yang dituntut pada seorang mahasiswa baru memang bukan hal yang mudah, apalagi jika ditambah dengan kondisi yang harus terpisah dengan keluarga. Namun begitu, semua tuntutan tersebut bukan hal yang tidak mungkin dilalui dengan baik. Terus berkomunikasi dengan keluarga bisa dijadikan dukungan moril yang tidak terganti dengan apapun. Jika masa-masa adaptasi tersebut berhasil dilalui dengan baik, maka kamu telah siap menjadi individu yang lebih dewasa. Selamat menjalani kehidupan kampus.

Pengirim :
Website : http://mjeducation.co

Ayo, Kuliah ke Jerman dengan Beasiswa DAAD!

DAAD (Deutscher Akademischer Austausch Dienst) atau yang dalam bahasa Indonesia berarti Dinas Pertukaran Akademis Jerman merupakan organisasi bersama antara institusi pendidikan tinggi dengan asosiasi mahasiswa Jerman. Organisasi ini merupakan organisasi terbesar di Jerman yang mengkhususkan diri pada masalah pendidikan. Terbukti dengan berbagai program yang telah dikeluarkan setiap tahunnya seperti beasiswa; pertukaran mahasiswa, akademisi dan ilmuwan; study visit; seminar dan masih banyak program yang lainnya. Saat ini, di samping kantor pusat yang berada di Bonn, DAAD juga diwakili oleh 14 kantor perwakilan di berbagai kota di seluruh dunia. Kali ini, DAAD kembali menawarkan beasiswa kepada para profesional muda yang ingin melanjutkan program pascasarjana di universitas-universitas bergengsi di Jerman pada tahun akademik 2014/2015. Ada dua program beasiswa pascasarjana yang ditawarkan, yaitu Development-Related Postgraduate Courses dan Master of Public Policy and Good Government.

Mengapa harus ke Jerman?
Seratus tahun yang lalu, setengah dari jumlah mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri memilih Jerman sebagai tempat studinya. Pada waktu itu, Jerman merupakan rujukan utama bagi para mahasiswa untuk mendapatkan kualitas pendidikan dan pelatihan yang terbaik. Sampai sekarang pun, pesona itu tak pernah luntur. Jerman masih dikenal dengan kualitas pendidikannya, bahkan lebih dari 300 institut perguruan tinggi tersebar di seluruh negeri.
Selain itu, Jerman merupakan negara pengekspor utama di dunia. Tak mengherankan bila bahasa Jerman banyak digunakan dalam perdagangan. Kuliah di Jerman membuka peluang kita untuk bersaing di pasar tenaga kerja internasional.
Rekreasi di waktu luang atau saat liburan akhir pekan? Tak perlu khawatir, di sana tersedia berbagai macam pilihan untuk mengisi waktu luang atau libur akhir pekan melalui aktivitas yang berada di dalam maupun di luar universitas. Bahkan kompleks mahasiswa sering kali terletak di bagian kota yang bersejarah, jadi sambil belajar sekaligus berwisata sejarah. Seru kan? Nah, tunggu apa lagi, yuk melanjutkan kuliah ke Jerman melalui beasiswa DAAD. Apa saja syaratnya?

Development-Related Postgraduate Courses
Program ini diperuntukkan bagi lulusan S1 atau S2 dari negara berkembang yang ingin memperoleh gelar pascasarjana atau doktoral di institut pendidikan tinggi Jerman yang meliputi universitas dan Fachhochschulen (universitas ilmu terapan). Studi akan berlangsung 12–24 bulan, tergantung dari universitas yang bersangkutan. Bidang kajian yang ditawarkan antara lain:
Ilmu ekonomi/administrasi bisnis/ekonomi politik
Development Cooperation
Teknik dan ilmu yang terkait
Matematika
Regional planning
Pertanian dan ilmu kehutanan
Ilmu lingkungan
Medicine/public health dan veterinary medicine
Ilmu sosial dan pendidikan
Media studies

Syarat:
1. Usia maksimal 36 tahun, untuk beberapa jurusan mensyaratkan usia maksimal 32 tahun.
2. Mempunyai pengalaman kerja minimal 2 tahun sesuai jurusan yang diambil baik di instansi pemerintah maupun swasta.
3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas rata-rata.*
4. Untuk jurusan yang menggunakan bahasa Jerman sebagai bahasa pengantar perkuliahan, pelamar hendaknya sudah lulus DSH (Deutsche Sprachprufung fur den Hochschulzugang) 2 atau TestDaF (Test Deutsch als Fremdsprache) 4.*
5. Untuk jurusan yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar perkuliahan, pelamar hendaknya melampirkan sertifikat IELTS (band 6) atau TOEFL dengan skor minimal 213 untuk paper based test dan 80 untuk internet based test.*
*tiap universitas yang dirujuk bisa jadi memberikan syarat yang berbeda.

Dokumen yang disiapkan:
1. DAAD Application form.
2. Curriculum Vitae yang bertanda tangan asli (sesuai format yang diberikan europass).
3. Letter of Motivation yang bertanda tangan asli disertai referensi dari kantor tempat bekerja saat ini. Letter of Motivation ini berisi uraian mengenai alasan mengajukan beasiswa DAAD.
4. Proposal penelitian, apabila diminta dari universitas rujukan.
5. Surat rekomendasi dari universitas asal dilengkapi tanda tangan dan stempel universitas.
6. Surat rekomendasi dari tempat kerja saat ini dilengkapi tanda tangan dan stempel instansi.
7. Surat keterangan riwayat pekerjaan di instansi tempat bekerja saat ini dan kemungkinan jaminan untuk kembali dipekerjakan di instansi terkait selepas lulus kuliah di Jerman.
8. Sertifikat TOEFL/IELTS (untuk bahasa Inggris) atau sertifikat DSH/TestDaF (untuk bahasa Jerman).
9. Copy ijazah S1 atau S2 yang dilegalisir (versi bahasa Indonesia dan Inggris).
10. Copy transkrip nilai akademik yng dilegalisir (versi bahasa Indonesia dan Inggris).
11. Copy ijazah SMA/High School Diploma yang dilegalisir (versi bahasa Indonesia dan Jerman).
*Beberapa jurusan bisa jadi mensyaratkan dokumen tambahan. Semua dokumen dibuat rangkap tiga.
Dokumen yang masuk tidak akan dikembalikan.

Dokumen dikirimkan paling lambat:
Tanggal 31 Juli 2013 ke DAAD Jakarta, Gedung Summitmas II lantai 14, Jalan Jend. Sudirman Kav. 61-62 Jakarta Selatan 12190. Atau tanggal 31 Agustus 2013 langsung ke DAAD Bonn dengan alamat DAAD Section 431, Kennedyallee 50 D-53175 Bonn Jerman. Bisa juga langsung ke alamat universitas yang dituju sesuai deadline yang ditetapkan masing-masing universitas. Selanjutnya bisa dilihat dalam booklet yang disediakan oleh DAAD.
Catatan: Diharapkan untuk tidak menggunakan sheet holder atau map yang terbuat dari plastik ketika mengirimkan lamaran.
Dokumen yang terlambat atau kurang lengkap tidak akan diproses lebih lanjut. Proses seleksi berlangsung di universitas masing-masing antara bulan Oktober 2013 sampai Februari 2014, bisa jadi selama kurun waktu tersebut Anda akan ditelepon oleh universitas rujukan untuk wawancara by phone.

Master of Public Policy and Good Governance
Program ini memang dirancang khusus bagi para calon pemimpin masa depan untuk lebih mendalami ilmu politik, hukum, ekonomi dan administrasi, sebagai bekal ilmu dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih dan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat. Setelah menyelesaikan studinya dan pulang kembali ke tanah air, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi yang aktif dan mengaplikasikan segala ilmu serta pengalaman yang didapat bagi perkembangan bangsa ke arah yang lebih baik.
Untuk syarat pendaftaran kurang lebih sama dengan program Development-Related Postgraduate Courses, hanya saja pelamar tidak diharuskan memiliki pengalaman kerja. Pelamar yang baru lulus, tanpa pengalaman kerja pun memperoleh kesempatan untuk mendaftar.

Dokumen yang harus disiapkan:
1. DAAD application form.
2. Motivation Letter yang berisi deskripsi pengalaman akademik atau pengalaman kerja pelamar dan harapan yang ingin dicapai dengan mengikuti progam ini.
3. Curriculum Vitae lengkap.
4. Sertifikat bahasa seperti TOEFL/IELTS atau sertifikat bahasa Jerman.
5. Surat rekomendasi dari profesor universitas asal dan/atau atasan tempat bekerja.
Semua dokumen disiapkan dalam bahasa Inggris atau Jerman menggunakan kertas A4. Dokumen dibuat rangkap dua (asli dan copy) dan diharapkan tidak distepler. Dokumen kemudian dikirimkan ke DAAD Jakarta dengan alamat Gedung Summitmas II lantai 14, Jalan Jend. Sudirman Kav. 61-62 Jakarta Selatan 12190. Dokumen sudah harus sampai paling lambat tanggal 31 Juli 2013. Selanjutnya, pengumuman penerima beasiswa akan diinformasikan pada bulan Desember 2013 atau paling lambat bulan Januari 2014.
Info lebih lanjut mengenai kedua program beasiswa di atas, termasuk segala dokumen yang dibutuhkan, silakan kunjungi www.daadjkt.org.

Mengenal Dunia Kampus: UKM dan Ormawa

Mengenal Dunia Kampus: UKM dan Ormawa

Selain mengembangkan sisi akademis, mengembangkan sisi bakat, minat dan keterampilan semasa kuliah juga tidak ada salahnya. Apalagi dalam dunia usaha yang sebenarnya, di mana persaingan semakin ketat, maka pengembangan skill dirasa semakin perlu.  Dengan bertambahnya skill dan keterampilan tambahan, maka ini akan mempermudah bagi seseorang untuk mendapatkan sebuah pekerjaan atau sebagai bekal hidup di hari mendatang. Dari mana seorang mahasiswa mampu meng
asah minat dan bakatnya? Bukankah sistem akademis saat ini dirasa semakin ketat? Lantas bagaimana mengelola waktu antara kuliah dan waktu untuk mengembangkan minat dan bakat?

UKM
Unit kegiatan Mahasiswa, atau UKM adalah sebuah unit atau komunitas yang ada di dalam lingkungan kampus yang diakui dan dilindungi keberadaannya oleh pihak rektorat, atau pimpinan perguruan tinggi. Hampir semua kampus setidaknya memiliki satu buah UKM. Jumlah UKM sendiri berbeda antara satu kampus dengan yang lain. Semakin besar kampus, semakin banyak serta variatif pula UKM-nya.
UKM sendiri didirikan berdasarkan minat dan bakat. Sebagai contoh UKM paduan suara, adalah sebuah unit kegiatan bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi dan talenta-nya di bidang paduan suara. Sedang UKM pencak silat adalah UKM yang bergerak bagi pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga bela diri pencak silat. Tentu masih banyak UKM-UKM yang lainnya. Sebagai contoh mari kita bahas beberapa profil UKM secara umum dan populer sebagai berikut:

Pecinta Alam
UKM pencinta alam (ada yang menyebutnya MAPALA-Mahasiswa Pencinta Alam) adalah salah satu UKM yang cukup populer. Sesuai dengan namanya, ini adalah wadah bagi para mahasiswa yang menyukai kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan alam, seperti jelajah alam, perkemahan, pendakian gunung, inventarisasi satwa dan masih banyak lagi.
UKM Mapala terkenal dengan jiwa kesetia-kawanan yang tinggi antar sesama anggota. Hal ini  muncul karena banyak  kegiatan yang digelar mensyaratkan kerja sama yang cukup tinggi. Ambil contoh mendaki atau mountering. Dalam kegiatan ini, rasa saling percaya dan persahabatan yang erat dapat ditumbuhkan. Kebanyakan UKM jenis ini memiliki masa penerimaan calon anggota baru yang cukup lama sebelum akhirnya ditahbiskan sebagai anggota penuh. Selama masa penerimaan dan sebelum ditahbiskan, biasanya calon anggota harus terlebih dulu mengemban tugas-tugas khusus tertentu.
Banyak manfaat positif yang bisa didapat dari UKM ini. Selain mampu menambah wawasan, biasanya UKM MAPALA memiliki jaringan kerja sama yang erat dengan lembaga swadaya masyarakat ataupun instansi pemerintah dan swasta. Hal ini dapat menjadi batu loncat untuk membuka wawasan mengenai karier ke depan.

Rumpun Olahraga
UKM lain yang juga terbilang populer adalah UKM rumpun olahraga, seperti basket, karate, judo, futsal, sepakbola, tenis dan lain-lain. UKM-UKM ini adalah jawaban bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan bakat di bidang olahraga. Memang keberadaan UKM jenis ini juga harus ditunjang oleh sarana yang ada di lingkungan kampus. Jika sarana tersebut tidak terlalu compatible maka walau sebenarnya banyak mahasiswa yang berminat, tapi hanya sedikit yang bergabung.
Keuntungan dari UKM ini sangatlah banyak. Selain menjadi sarana menambah jumlah teman, menyehatkan tubuh serta me-refresh pikiran, UKM ini juga menjadi sarana yang pas untuk meraih prestasi. Ambil contoh UKM voli. Dengan persiapan yang matang dan latihan yang baik, jangan takut untuk mendaftarkan UKM anda ke kompetisi voli baik umum maupun antar kampus. Banyaknya kompetisi yang bisa diikuti juga menjadi  alasan mengapa UKM ini dapat menjadi tempat untuk mendulang prestasi. Kompetisi yang rutin seperti liga bola basket mahasiswa, liga voli mahasiswa, POMDA (pekan olahraga mahasiswa) dan bahkan olimpiade tingkat pelajar dan mahasiswa juga dapat dipertimbangkan untuk diikuti.

Rumpun seni dan sastra
UKM rumpun seni juga adalah jenis UKM dengan peminat yang tidak sedikit. Ada UKM seni musik, UKM seni  tari, UKM seni melukis, UKM seni suara dan sebagainya. Bahkan ada beberapa jenis UKM seni yang mungkin tergolong unik, seperti seni karawitan atau pencinta wayang.
Selain itu ada pula yang bergerak di bidang sastra, seperti sastra teater, novel, cerpen dan puisi. Ini adalah sarana yang tepat bagi mereka yang mencintai kesastraan. Banyak kesempatan yang bisa didapatkan. Selain menambah teman, menyalurkan bakat dan sebagainya, keterampilan pun bisa didapat, seperti bagaimana mengorganisir sebuah happening art atau pameran bersama dan lain sebagainya.Jaringan kerja sama UKM jenis ini pun terbilang luas. Mereka bisa menjalin hubungan dengan lembaga kesenian , dinas pariwisata, institusi swasta bahkan artis.

UKM Sinematografi
UKM yang bisa dikatakan sedang naik daun adalah UKM Sinematografi. Dengan booming film pendek atau pun film independen, maka juga menyulut perkembangan UKM jenis ini. Di beberapa kampus bahkan UKM  ini menjadi UKM yang paling favorit.
Selain keterampilan yang semakin terasah dalam membuat sebuah film, kesempatan untuk mengembangkan karier di dunia perfilman juga   semakin besar. Seiring dengan semakin banyaknya kompetisi film pendek, membuat UKM ini semakin dilirik. Beberapa contoh kompetisi film pendek dan atau film independen yang rutin digelar antara lain adalah Eagle Award. Kompetisi yang disponsori oleh salah satu stasiun televisi swasta ini telah memiliki peran yang cukup besar untuk merangsang dan meningkatkan kualitas perfilman di ranah film pendek dan film independen. UKM ini juga memberikan kesempatan yang besar bagi mahasiswa non fakultas Teknik Informasi untuk belajar multimedia dan broadcasting.
Tentu masih banyak sekali jenis UKM yang ada dan tak mungkin semuanya dapat dibahas secara lengkap dan mendetail. Tapi dengan mengetahui beberapa diantaranya, diharapkan dapat memberi gambaran yang baik mengenai UKM yang ada di kampus. Selain UKM kampus juga memiliki organisasi kemahasiswaan, atau yang sering disebut ORMAWA. Apa dan bagaimana ORMAWA itu?

ORMAWA
Seperti layaknya di SMA, di kampus pun mahasiswa juga memiliki organisasi yang bisa diidentikkan dengan OSIS. Organisasi ini sering dinamakan BEM atau Badan Eksekutif Mahasiswa. Tapi ada beberapa kampus yang menggunakan istilah yang lain seperti LEM atau Lembaga Eksekutif Mahasiswa dan SEMA atau Senat Mahasiswa. BEM dipimpin oleh seorang Ketua Bem atau terkadang sering disebut Presiden BEM atau Presiden Mahasiswa (Presma)
Fungsi umum dari BEM adalah sebagai wadah aspirasi bagi mahasiswa baik mengenai kebijakan di dalam maupun di luar kampus. Dalam perjalanannya, bahkan masalah-masalah yang ada di luar negeri pun terkadang disorot oleh BEM. Keberadaan BEM diakui dan dilindungi oleh pihak kampus. BEM pun sering menjadi mitra universitas dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti Masa Penerimaan Mahasiswa Baru, Orientasi dan Pengenalan Kampus (OSPEK), Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan masih banyak lagi. Bahkan di beberapa kampus, BEM diberi kewenangan untuk membagi dan mendiskusikan anggaran kampus.
Anggota BEM biasanya dipilih dan disusun oleh Presiden BEM. Tapi ada pula beberapa BEM yang menyusun anggotanya dengan persetujuan MPM. Presiden BEM sendiri dipilih berdasarkan beberapa cara : Pemilihan langsung, Kongres Mahasiswa dan Pemilihan di MPM. Dalam cara pertama, tiap mahasiswa di kampus memiliki masing-masing satu suara untuk kemudian mengikuti semacam pemilu raya untuk memilih ketua BEM. Dalam cara kedua, hanya perwakilan dari mahasiswa yang berasal dari UKM atau pun Fakultas yang kemudian memilih ketua BEM. Sedang pada cara ketiga, sang ketua BEM dipilih oleh anggota MPM melalui sebuah rapat pleno.
Selain di tingkat Universitas, BEM juga ada di tingkat fakultas dan program studi (prodi). Untuk tingkat prodi, biasanya disebut HIMA atau himpunan mahasiswa. Sebagai contoh, himpunan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (HIMA FKIP), himpunan mahasiswa Fakultas Teknik ( HIMA FT) dan himpunan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (HIMA FKG), dan lain lain.
Selain itu banyak kampus yang juga memiliki MPM atau Majelis Permusyawaratan Mahasiswa. Sama seperti BEM, MPM juga memiliki beberapa nama lain, seperti BLM (Badan Legislatif Mahasiswa) dan DPM atau Dewan Permusyawaratan Mahasiswa. MPM ini sendiri pada tingkat SMA sering disebut MPK atau Majelis Permusyawaratan Kelas. Anggota MPM biasanya dipilih oleh mahasiswa dalam sebuah pemilihan

Skala prioritas
Tentu tidak mungkin seorang mahasiswa mampu mengikuti semua UKM atau ORMAWA sekaligus. Pertimbangan waktu serta kemampuan harus diutamakan. Karena sebagai mahasiswa tentunya tidak ingin jika nilai akademisnya jatuh atau kuliahnya tidak selesai. Yang terbaik adalah membuat skala prioritas, lalu mencari info selengkap-lengkapnya mengenai kegiatan rutin, kewajiban bahkan termasuk manfaat yang dapat diperoleh dari sebuah UKM atau ORMAWA. Setelah itu, tak ada salahnya kita mendiskusikan keinginan kita kepada orang tua, terutama bagi mereka yang masih disokong  sepenuhnya oleh orang tua. Jika hati mantap, minat bakat mendukung dan restu orang tua sudah didapat, maka tak ada salahnya untuk segera mendaftar di salah satu UKM atau ORMAWA yang ada.

Pengirim : 
Website :